Seperti yang dilaporkan solarimpulse.com, sebuah pesawat bertenaga surya menghebohkan dunia. Pesawat yang mendarat di Maroko setelah terbang antarbenua untuk pertama kalinya di dunia, Selasa, 5 Juni 2012. Pesawat yang didukung tenaga matahari ini ingin menunjukkan bahwa perjalanan udara juga bisa bebas polusi. The Solar Impulse lepas landas dari Madrid, Spanyol, Selasa, 5 Juni 2012 pukul 03.22 GMT (waktu setempat) dan mendarat di Bandara Internasional Rabat setelah melakukan penerbangan selama 19 jam. 

Pesawat berpilot tunggal ini kecepatannya hampir sama dengan laju rata-rata sepeda motor, yakni 70 kilometer per jam. Dilihat secara fisik, “Solar Impulse” berbeda dengan pesawat komersial yang berbodi “gendut”. “Solar Impulse” bisa dikatakan cukup ramping. Pesawat ini memiliki panjang 21, 85 meter dengan lebar sayap 63,4 meter, setara dengan pesawat Airbus A340. Agar terbang, pesawat dari serat karbon ini menggunakan 12 ribu panel surya di kedua sayapnya sebagai sumber tenaga empat sepeda motor listrik. Walhasil, ini adalah rekor catatan waktu terbang pertama untuk pesawat bertenaga surya.

Proyek Solar Impulse yang dimulai pada tahun 2003 ini memakan dana sebesar 90 juta Euro ($ 112,18 juta) yang dianggarkan selama 10 tahun. Proyek ini melibatkan para insinyur dari perusahaan “Schindler” Swiss dan sejumlah peneliti dari perusahaan kimia Belgia, Solvay.