Sumber daya energi terbarukan nampaknya kian menjadi perhatian dunia. Setelah Portugal berhasil membangun turbin angin lepas pantai pertamanya, kini giliran Argentina yang tertarik mengembangkan turbin angin tersebut.

Generadora Eolica Argentina del Sur yang merupakan pengembang energi terbarukan terbesar di negri itu, berencana membangun turbin angin atas bantuan pembiayaan dari China Development Bank sebesar $ 3 miliyar.

“Kami akan membangun 1.350 megawatt turbin Cina di arela seluas 45.000 hektar di provinsi Chubut,” ujar Eduardo Restuccia, wakil presiden eksekutif perusahaan.

Peminjaman dana oleh Cina ini cukup menarik, mengingat Argentina saat ini sulit mendapatkan pinjaman dari Eropa atau AS akibat sangsi dari pasar obligasi internasional setelah gagal membayar $ 95 miliyar selama krisis keuangan pada tahun 2001 dan 2002.

Proyek turbin angin yang diproyeksikan selesai pada 2017 ini diperkirakan akan menyumbang sekitar 4% dari kebutuhan listrik negara. 150 megawatt pertama diharapkan mulai memproduksi listrik pada bulan Februari 2015. Pembangkit listrik tenaga angin ini akan mengalahkan klaster 306 megawatt turbin angin di Meksiko, yang saat ini merupakan yang terbesar di Amerika Latin.