Sepertinya Facebook tak henti-henti mengeluarkan dana untuk berinvestasi. Apapun bakal dilakukannya untuk terus berinovasi guna “memanjakan” para pengguna Facebook dan merupakan salah satu langkah untuk membangun portofolio kekayaan intelektualnya. Sehingga bilamana ada tuntutan hukum yang menyerang Facebook, maka jejaring media sosial besutan Mark Zuckerberg itu aman dari gugatan hukum serta menjaga kelancaran bisnisnya tersebut. 

Seperti kasus Facebook digugat oleh Yahoo!. Di mana tuntutan hukum pelanggaran paten menjadi masalah selama masa tenang perusahaan. Dalam dua bulan sejak mengajukan IPO pada Februari 2012, Facebook telah menjadi target lima tuntutan: tiga dari entitas non-operasional, satu dari Mitel, dan satu dari Yahoo!.

Setelah mengumumkan akan mengakuisisi Instagram senilai US$1 miliar, kini Facebook memutuskan untuk membeli hak paten milik Microsoft dengan nilai US$550 juta. Diwartakan dari news.cnet.com, kemarin Facebook memberitakan menghabiskan dana US$550 juta untuk membeli 650 hak paten yang dimiliki oleh Microsoft. 

Sebelum hak paten Microsoft dibeli Facebook, Microsoft berhasil mengalahkan Amazon, eBay serta raksasa teknologi lainnya pada awal April ini untuk membeli sebagian besar paten yang dimiliki AOL Inc. Untuk membeli paten tersebut Microsoft harus mengeluarkan lebih dari US$1 miliar (Rp9,174 triliun). 

Kini, Microsoft menjual 650 dari 925 hak paten yang dibelinya dari AOL kepada Facebook. Tidak hanya itu, Facebook juga mendapatkan lisensi terhadap 275 hak paten sisanya. Selain membeli hak paten dari Microsoft, Facebook juga membeli sejumlah hak paten dari IBM bulan lalu. 

Sementara itu, dilihat dari sisi lain, hak paten merupakan hal yang kompleks sehingga belum jelas apakah Microsoft dipastikan mendapatkan keuntungan dari kesepakatan mereka dengan Facebook.