Setelah mengalami kerugian yang cukup besar sebagai dampak dari persaingan dengan Apple, kini Research In Motion menerapkan strategi baru demi mengembalikan posisinya.

Setelah membukukan kerugian 125 juta dollar AS, saham RIM anjlok 75% dalam 12 bulan terakhir, nilai pasar perusahaan ada di bawah 7 miliar dollar AS pada kurtal 1 lalu, RIM serius melakukan restrukturisasi. Research In Motion, sebagai produsen BlackBerry menunjuk firma hukum Milbank, Tweed, Hadley & McCloy LLP untuk mempersiapkan langkah penyelamatan perusahaan.

Seperti yang dilansir beberapa media global, RIM berniat merestrukturisasi aset perusahaan, kemudian konsentrasi mencari joint venture atau berbagi paten kepada pihak lain. Sadar akan kondisinya saat ini, perusahaan telekomunikasi asal Kanada ini berencana melibatkan pihak ketiga agar bisa memanfaatkan jaringan RIM di seluruh dunia.

Apa yang dilakukan oleh RIM ini diklaim sebagai usaha untuk menghentikan kerugian yang tengah dialami sebagai dampak dari persaingan keras antara RIM dengan Apple Inc dan beberapa produsen ponsel berbasis Android yang kini sedang merajai pasar telekomunikasi.
RIM menargetkan menambah 4 miliar dollar AS pada angka pendapatan mereka melalui penawaran dan kerja sama dengan operator telekomunikasi. Langkah ini diambil RIM sebagai upaya mencari pemasukan lain selain yang dihasilkan oleh bisnisnya saat ini.

Usaha-usaha mencari pemasukan tambahan ini telah dilakukan oleh RIM sejak akhir tahun 2010 lalu, perusahaan ini telah melakukan serangkaian akuisisi untuk mendukung bisnisnya. Oktober lalu, RIM membeli konten Dublin, perusahaan Software Newbay digital, yang menyimpan album foto dan video, musik, buku alamat, kalender di server sendiri dan bisa mengirimkannya ke perangkat yang tersambung ke Internet, termasuk ponsel, komputer pribadi, tablet dan televisi.

Sebelumnya, RIM membeli  saham perusahaan video-editing asal Swedia, Jaycut, serta perusahaan game Jerman Scoreloop pada bulan Juni 2011. Kemudian juga mengakuisisi Waterloo, perusahaan aplikasi yang berbasis tinyHippos.  Langkah ini juga sebagai konsekuensi yang harus dihadapi oleh RIM setelah menolak tawaran investasi dari sejumlah Bank beberapa bulan yang lalu.