Hewlett Packard (HP) Proliant Generation 8 (Gen8) kini telah diluncurkan. Sebuah server yang diklaim mampu mempercepat aplikasi dan mengurangi emisi pada pusat data serta penggunaan energi. Seperti yang dikemukakan oleh Jeff Carlat Direktur Pemasaran Server Standard Industri HP, produk ini dilengkapi dengan teknologi 3D Sea of Sensors yang memungkinkan para pengguna untuk mengurangi kebutuhan energi dan tentunya menawarkan solusi untuk menangani masalah-masalah utama dalam perusahaan. 

“Kami (HP-red) memberikan inovasi teknologi yang memungkinkan server mengurus dirinya sendiri secara virtual. HP Proliant Gen8 ini juga dilengkapi dengan fasilitas 3D Sea of Sensors yang dapat mengotomatisasi efisiensi energi”, terang Carlat saat acara konferensi pers di Jakarta, kemarin. Dengan menggunakan server ini, para pengguna dapat menghemat energi setiap tahunnya hingga USD2.750 per rak dengan kapasitas 10 kW, lanjutnya.

Server Proliant Gen8 terbagi menjadi empat jenis server yakni HP Proliant ML jenis tower server, HP Proliant DL jenis rack-mount server, serta HP Proliant BL dan HP Proliant SL yang termasuk jenis blade server.

Server terbaru buatan HP ini merupakan hasil dari Project Voyager, sebuah program dengan nilai USD300 juta yang sudah berjalan sekitar 2 tahun. Proyek ini merupakan inisiatif HP untuk mendefinisikan ulang biaya pusat data dengan mengotomatisasi setiap aspek dari siklus hidup server dan juga dibangun berdasarkan pengalaman dalam memberikan kapasitas komputasi per watt guna mengoptimalkan sumber daya tenaga listrik.