Jangan makan seafood asal Teluk Meksiko atau Anda akan menjadi bagian dari X-Man.

Jaringan TV Al-Jazeera baru-baru ini menurunkan sebuah laporan yang mencengangkan, tentang apa yang diakibatkan oleh bencana minyak BP Oil dan efek itu sungguh tak enak dipandang. Sejumlah pihak mengkhawatirkan efek kecacatan pada hewan laut yang disebabkan oleh musibah tersebut. Beberapa kali nelayan Teluk Meksiko telah menemukan kepiting tanpa mata, ikan dengan luka serius dan beberapa bentuk yang bahkan seluruh nelayan lokal belum pernah melihat sebelumnya.

Musibah yang terjadi pada April 2010 lalu di Teluk Meksiko selain menewaskan 11 orang pekerja, juga menumpahkan sekitar 4,9 m barel minyak ke lepas pantai. Tentu saja hal ini mengancam kehidupan biota laut yang tersebar hingga ratusan mil dari garis pantai. Efek yang ditimbulkan dari tumpahan minyak dan langkah pemebersihan yang sembrono membuat kehidupan di laut itu menjadi begitu menakutkan dan menyedihkan. Seperti yang ditemukan oleh Al-Jazeera : udang dengan tumor di kepala, udang tanpa cangkang, ikan tanpa mata, ikan tanpa sisik, kepiting tanpa capit dan cangkang, serta beberapa keanehan lainnya.

Baik nelayan, ilmuwan, dan professor bidang makan laut semua mengatakan hal yang sama. Mereka tidak pernah melihat ini sebelumnya. Bahkan beberapa di antara mereka telah bekerja di teluk tersebut lebih dari 20 tahun dan telah melihat ribuan jenis ikan. Ini pertama kalinya mereka melihat mutasi secara massal dan sebuah kehancuran bagi makanan laut.

Bukan hanya perubahan bentu yang menyeramkan. Sebuah tes terhadap tiram yang dilakukan menunjukkan sebuah hasil yang buruk. Ada kenaikan tingkat nikel dan vanadium sesuai dengan hasil yang dikeluarkan Natural Resources Defense Council. Bahkan para peneliti juga menemukan kandungan arsenik, cadmium, timah dan merkuri yang tinggi.