Kini telepon pintar dan komputer tablet telah memiliki jumlah market yang terus tumbuh di sektor teknologi. Apple sempat memiliki keunggulan awal saat merilis iPhone dan iPad. Tetapi Samsung juga semakin meningkat di pasar dengan sejumlah produk baru terutama seri Galaxy. Para pengamat menjelaskan bahwa di pasar potensial ini, perusahaan menggunakan hak paten untuk menangkal persaingan.

Seperti yang diketahui bahwa Apple dan Samsung telah terlibat dalam pertempuran hukum yang cukup tegang, yang mencakup lebih dari 20 kasus di sepuluh negara saat keduanya tengah bersaing untuk menduduki posisi teratas di pasar smartphone dan tablet. Namun setelah cukup lama bersitegang di ranah hukum, baru-baru ini Samsung dan Apple dikabarkan sedang melakukan negosisasi terkait perang paten antara keduanya di beberapa negara yang saat ini masih berlangsung.

Tujuan dari negosiasi ini, mengakhiri perselisihan tentang hak paten yang terus menerus dipermasalahkan oleh masing-masing pihak. Seperti yang dilansir oleh phonearena.com, guna menyelesaikan gugatan paten atas teknologi smartphone dan tablet, pengadilan California akhirnya memerintahkan dua perusahaan raksasa tersebut untuk ikut berpartisipasi dalam sebuah pertemuan penyelesaian yang dipimpin oleh seorang hakim. 

“Pertemuan penyelesaian ini akan berlangsung dalam waktu 90 hari, dengan kehadiran dari masing-masing kepala eksekutif dan penasehat umum”, tulis pihak Samsung dalam sebuah surat elektronik yang dikutip dari BBC.co.uk.

Sebelum adanya kericuhan tentang hak paten antara kedua belah pihak dimulai, para eksekutif Apple dan Samsung pernah bertemu sebanyak empat kali di tahun 2010. Ketika itu, Steve Jobs pun terlibat dalam pertemuan itu. Akan tetapi, pertemuan yang dihadiri pendiri Apple ini tidak menghasilkan kata sepakat untuk damai dan akhirnya Apple pun menggugat Samsung pada tahun April 2011. Apple menuding smartphone dan tablet dari keluarga Galaxy mencontek desain dan nuansa iPhone dan iPad, serta meniru fitur-fitur sistem operasi iOS.