Kabar buruk bagi pengguna Application Programing Interface (API) Bing. Seperti yang dilaporkan oleh Redhearing.com, produk besutan dari Microsoft ini yang dipakai oleh para pengembang yang ingin menggunakan data dari mesin pencari untuk digunakan di produk sendiri, kini tidak lagi gratis. Pasalnya, baru-baru ini pihak Microsoft telah mengumumkan untuk mengkomersilkan layanan Search Bing API. Semenjak diluncurkannya pada tanggal 29 Mei 2009, segala pelayanan yang diberikan secara cuma-cuma. 
Untuk berlangganan, pihak Microsoft telah menentukan tarif yang harus dibayar oleh pengguna API Bing ini. Dimulai dari US$ 40 dengan batasan sekitar 20.000 query pencarian setiap bulannya. Sebagai bagian dari perubahan ini, Microsot juga akan mulai menggunakan Windows Marketplace Azure untuk mengelola akses layanan ini. Artinya produk ini akan dijual kepada Windows Marketplace Azure. Di sisi lain, Bing Search API akan terus ditawarkan secara gratis selama masa transisi pada Windows Azure Marketplace.
 
Menurut Tim Bing, perubahan ini akan memberikan pengembang akses ke hasil yang lebih segar, relevansi baik, dan lebih banyak kesempatan untuk menghasilkan uang pada penggunaan API Search. Sementara itu, Microsoft tidak merilis informasi spesifik tentang struktur transisi timeline dan harga untuk pengguna yang membutuhkan lebih dari 20.000 query per bulan. 
(Fauzan Jamaludin)