Setelah melewati beberapa proses penjurian, game besutan Manticore Studio ini dinobatkan sebagai juara pertama dari ajang kompetisi ide game mobile phone yang diadakan oleh Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) dengan SQUARE-ENIX setelah penjurian akhir pada 28 Maret lalu.

Bersama dengan Whizzy Wazzy, tercatat nama Beat The Flooder! Karya Hendri Kusuma Firdaus sebagai juara ke dua, dan Busway Bhablass! Yang juga karya Manticore Studio sebagai juara ke tiga mengalahkan 119 karya anak bangsa yang masuk dalam program MIKTI-Square Enix Game Idea Competition 2011. 

Para pemenang akan mendapat total hadiah sebesar US$ 3,000. Semua pemenang diharap bisa mengembangkan prototype gamenya menjadi game berkualitas dunia, serta meningkatkan fitur-fitur tambahan didalamnya. Square-Enix nantinya  akan memutuskan apakah akan meluncurkan dan mempromosikan mobile game tersebut di Indonesia dan seluruh dunia.

Square-Enix sendiri adalah salah satu perusahaan game terbesar di dunia sekaligus penerbit game laris seperti Final Fantasy, Dragon Quest dan Tomb Raider yang berkantor pusat di Tokyo. Melihat pesatnya pertumbuhan dan perkembangan games di Asia, Square-Enix bermaksud untuk mencari ide, konsep dan mobile phone game lokal terbaik yang nantinya akan di promosikan dan di pasarkan keseluruh dunia.

Dari enam negara (Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Indonesia dan Filipina) yang disurvei,  tim Square-Enix tertarik untuk menjaring ide, konsep dan mobile games application pertama kali di Indonesia. “Kami sangat senang bisa menggelar perlombaan ini di pasar yang tumbuh begitu pesat,” tutur Keiji Honda, Executive Vice President and Representative Director Square-Enix.

Untuk itu, MIKTI yang merupakan organisasi nirlaba yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya semua pemerhati pengembangan industri kreatif digital di Indonesia, menyambut baik maksud dan tujuan perusahaan asal jepang ini. Selain berupaya membangun ekosistem yang sehat dan kompetitif bagi pertumbuhan dan pengembangan Industri Kreatif, MIKTI juga terus berupaya memfasilitasi developer lokal untuk dapat menembus pasar dunia, salah satunya dengan bekerja sama dengan Square-Enix.

Game yang dikompetisikan, adalah diperuntukkan untuk handset Android minimal dengan Operating System 2.1 dan dapat dimainkan di handset Android dengan ukuran layar  4” – 11”, game harus memiliki elemen sosial didalamnya danmerupakan game single download,. Selain itu Ide atau game tersebut belum pernah  di-publish sebelumnya dan Ide atau game tersebut secara ekslusif bisa di-publish  oleh Square-Enix. 

(Irwansyah)