Gara-gara dokumen pengadilan yang Google berikan dalam rangka pemutusan perkara paten antara Google dan Oracle, fakta baru terungkap dan menimbulkan spekulasi. Adalah The Guardian yang memulai spekulasi dengan menyebut penghasilan Google dari iOS empat kali lipat lebih besar daripada penghasilan Google dari Android. 

Menurut The Guardian, pendapatan Android dari pencarian Google hanya US$550 juta selama empat tahun terakhir. Padahal pendapatan Google dari perangkat mobile pada akhir 2011 saja sudah mencapai US$2,5 miliar. Ini bisa berarti kalau iOS jadi sapi perahan Google karena sebagian besar laba datang dari pencarian iOS daripada sistem operasi milik Google sendiri, yakni Android.

Pernyataan The Guardian dibantah beberapa analis. Salah satunya Danny Sullivan dari Marketing Land & Search Engine Land. Ia mengatakan fakta yang diajukan Guardian tidak memiliki dasar yang kuat karena Google tidak pernah menyebutkan berapa pendapatan mereka. Selain itu jumlah hak paten yang menjadi landasan fakta juga tidak bisa mewakili jumlah pendapatan.

Sedangkan Asymco justru setuju dengan The Guardian. Menurut Asymco, menghitung royalti Android untuk Oracle sebesar 0,515 persen bisa dikatakan masuk akal dalam menghitung pendapatan Google dari Android. Bahkan dalam analisis Asymco sendiri pendapatan Google per ponsel pintar per tahunnya terus meningkat.  Memang pertumbuhannya justru dari aktivasi ponsel berbasis non-Android, yakni iOS.

Tentu saja semua data tersebut masih bersifat spekulasi selama belum ada data resmi dari Google. Tapi semua analis sepakat bahwa pendapatan Google Mobile dari iOS lebih besar dari Android, hanya saja porsi pendapatan saja yang masih jadi perdebatan.