Komisi Pengawasan Usaha Korea menjatuhkan denda pada Samsung, LG, Pantech dan operator mobile SK Telecom serta samsung Electronics karena mererapkan skema penetapan harga gadungan dengan pelanggan. Keempat perusahaan tersebut didenda 45 miliar won atau setara dengan $40,2 juta.

SK Telecom dan Samsung Electronic lah yang paling menerima pukulan paling keras sebab mereka mendapat denda masing-masing 20,2 miliar won ($17,9 juta) dan 14,2 miliar won ($12,6 juta).

Samsung, LG dan Pantech dinilai melakukan mark up harga untuk 209 model ponsel sebelum memberikan produk mereka ke operator seluler dan akhirnya dijual ke pasaran. Kemudian, para operator seluler akan mengiklankan ponsel seakan-akan calon pembeli mendapat potongan harga. Padahal pembeli membayar dengan harga normal atau bahkan lebih mahal.

Komisi Pengawasan Usaha Korea menilai skema ini sebagai penipuan terhadap konsumen. Namun sayang tidak disebutkan model apa saja yang terkena skema harga ini. Sebelumnya Komisi ini juga pernah menjatuhkan denda ke Samsung dan LG karena hal yang sama tahun lalu. Saat itu penjualan TFT-LCD kedua produk ini juga dinilai menipu pelanggan dengan berkolusi dalam menetapkan harga.