Game populer, Angry Birds mencatat total pengunduhan yang cukup fantastis. Menurut general manager Rovio untuk Amerika Utara, Andrew Stalbow, Angry Birds telah diunduh lebih dari 350 juta kali sejak game ini dirilis pada 2009. Game ini juga telah dimainkan sekitar 300 juta menit setiap harinya.

Di saat yang sama, Angry Birds merchandise juga mencatat angka penjualan yang sangat bagus. Pada Juni kemarin, merchandise Angry Birds berhasil terjual lebih dari tiga juta. Saat ini, Rovio menjual satu juta setiap bulannya, dengan tambahan sekitar satu juta kaos Angry Birds setiap bulannya. Belum lagi dengan membanjirnya merchandise Angry Birds bajakan yang banyak ditemui di pasar.

Dikutip dari Ubergizmo (13/9), meskipun dari segi “brand” Angry Birds banyak memberikan pundi-pundi uang ke Rovio, namun game akan tetap menjadi nilai jual utama perusahaan ini. Di sisi lain, sebuah hasil riset dari Ask Your Target Market (AYTM) menunjukkan bahwa pemain game laki-laki merupakan pasar yang lebih menguntungkan bagi mereka.

Berdasarkan survei yang dilakukan ke seribu pemain Angry Birds megenai kebiasaan belanja mereka, diketahui bahwa laki-laki dengan usia antara 18-24 tahun kemungkinan untuk berubah atau terbujuk, 29% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang berusia lebih dari 25 tahun, dan 32% lebih tinggi jika dibandingkan perempuan berusia 18-24 tahun. Dan perempuan dengan usia 25 tahun ke atas memiliki irisan yang paling kecil.