Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa sejak adanya file sharing, industri musik sangat sulit untuk berkembang. Namun data yang dikeluarkan Nielsen Soundscan pada awal Juli ini menyatakan bahwa ada satu persen peningkatan penjualan album di salah satu pusat industri musik dunia, Amerika Serikat. Peningkatan ini merupakan yang pertama sejak 2004 lalu.

Nielsen SoundScan melaporkan bahwa total album yang terjual di AS sampai awal Juli ini adalah 155,5 juta atau naik satu persen dari 153,9 juta pada periode yang sama tahun lalu. Namun penjualan lagu digital juga naik. Lebih dari 600 juta unit sudah terjual, atau naik 10 persen dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama. Sedangkan album digital naik 19 persen. 
Ini pertanda baik, bahwa ada kemungkinan file sharing ilegal berkurang dan pada akhirnya hilang. Tentu saja data ini belum final karena masih ada setengah tahun lagi untuk menghitung seberapa besar perubahan (baik nantinya naik atau turun) grafik penjualan album.

 Asosiasi industri rekaman Amerika (RIAA) mengambil data ini sebagai rujukan saja tetapi tidak akan membuat kesimpulan hingga akhir tahun ini.  Nilai industri musik pada 2004 mencapai US$ 12 miliar tetapi pada tahun lalu hanya membukukan US$ 6,8 miliar saja.

Salah satu faktor meningkatnya penjualan adalah matinya LimeWire di AS. Empat perusahaan rekaman menjatuhan layanan file sharing illegal ini. Sebuah lembaga penelitian, NPD Group, melaporkan pada Maret ini bahwa 56 persen pengguna internet yang mengunduh lagu ilegal di kuarter ketiga tahun lalu melakukannya di LimeWire.

RIAA kemudian mengajukan tuntutan hak cipta kepada jaringan peer-to-peer dan pendiri LimeWire Mark Gorton. Hakim federal menjatuhkan vonis bahwa Gorton dan perusahaannya bersalah dan memerintahkan penutupan situs tersebut. Gorton kemudian harus membayar ganti rugi sebesar US$ 105 juta sebagai pengganti berbagai kerusakan yang ditimbulkan.

NPD pun melaporkan bahwa terlihat pengurangan pengguna yang mengunduh lagu ilegal lewat sistem P2P. Pada kuarter keempat 2010 dilaporkan hanya 9 persen aktivitas tersebut masih ada, ini agak jauh berbeda dengan periode yang sama tahun lalu dimana ada 16 persen pengunduhan lagu ilegal.

Faktor lain yang mempengaruhi peningkatan album adalah makin murahnya harga album yang dijual di pasaran. Seperti yang dilakukan Amazon saat meluncurkan album Lady Gaga “Born This Way” dengan 99 sen saja. Penawaran ini membuat server Amazon sempat down karena saking membludaknya permintaan.

Tetapi tentu tidak perlu semua album dijual semurah itu. Setidaknya kisaran harga album yang dijual normal adalah US$ 3,99 sampai US$ 7,99. Dan harga ini dirasa masuk akal untuk menarik minat para pembeli dan merupakan salah satu cara melawan pembajakan karya cipta.