Sony, vendor personal computer (PC) asal Jepang merilis PC tablet pertama mereka. PS tablet itu diberi nama S1 dan S2. Meski sedikit telat masuk ke sektor ini, pihak Sony berambisi bisa mengambil posisi kedua di pasar PC tablet, di bawah iPad. Namun, banyak pihak mengkritik langkah Sony merilis S1 dan S2 setelah iPad 2 rilis di pasar sebagai suatu kesalahan.

 

”Meskipun PC tablet Sony telat memasuki pasar, namun masih memiliki potensi yang bagus. Yang dibutuhkan hanyalah keunikan atau nilai lebih yang bisa dijual ke konsumen, bisa dari segi desain atau lain,” ujar Lee Suntae, analis Meritz Securities di Seoul, Korea Selatan.

 

S1 merupakan PC tablet satu layar dengan ukuran 9.4 inch, sedangkan S2 merupakan tablet berlayar ganda dengan masing-masing layar berukuran 5.5 inch. Dari segi tampilan tidak ada sesuatu yang unik di sini. S1 hadir dengan tampilan seperti PC tablet pada umumnya. Di sisi lain, S2 hadir mengikuti mengikuti jejak tablet berlayar ganda keluaran Toshiba maupun Acer Iconia, namun dengan tampilan cembung pada badan luarnya.

 

Dari segi OS, kedua PC tablet ini menggunakan Android 3.0 dan memiliki akses wifi yang kompatibel untuk jaringan 3G dan 4G. Lalu apakah keunikan dari S1 dan S2? Menurut deputy president consumer and services group Sony, Kunimasa Suzuki, S1 dan S2 merupakan PC tablet pertama yang bisa digunakan untuk memainkan games PlayStation.

 

Menurut Suzuki, disediakannya akses untuk memainkan games PlayStation di kedua tablet ini merupakan pembeda SI dan S2 dari PC tablet lainnya. Games itu bisa diakses di layanan cloud yang Sony berikan. Tidak hanya games, terdapat pula film dan musik digital. Selain itu, terdapat pula teknologi untuk memperlancar akses ke online. Pengguna bisa dengan cepat berselancar di dunia maya.

 

Dengan layanan cloud yang disediakan Sony, bisa jadi keterlambatan Sony masuk ke pasar PC tablet ini mampu mengubah prediksi pasar akan kemampuan Sony di pasar tablet. Namun, pertarungan PC tablet kini sedang didominasi oleh iPad dan Samsung Galaxy Tab, diikuti oleh PC tablet Motorola, LG, dan HTC. Berhasil tidaknya Sony mewujudkan target mereka sebagai penguasa pasar tablet kedua setelah Apple sepertinya membutuhkan waktu lebih lama. (metriastria)