Mematikan ponsel atau mengaktifkan airplane mode ponsel saat naik pesawat merupakan suatu keharusan. Hal ini dikarenakan tingkat gelombang elektromagnet yang dikeluarkan ponsel bisa mengacaukan sistem komunikasi pesawat, navigasi, dan pengaturan udara di dalam pesawat. Di sisi lain, penumpang juga membutuhkan ponsel mereka tetap menyala untuk memastikan tidak ada telepon, sms, atau email penting yang mereka lewatkan. Terutama bagi para pebisnis.

 

Karena itu, muncullah Aircell Smartphone. Sebuah ponsel cerdas keluaran Aircell, perusahaan penyedia solusi konektivitas untuk penerbangan dari Amerika Serikat. Melalui ponsel cerdas ini, penumpang bisa menerima dan melakukan panggilan telepon selama berada di dalam pesawat. Bahkan, Aircell Smartphone telah didukung dengan OS Android. Dengan adanya OS Android ini, pastinya akan ada fitur-fitur  menarik yang dibenamkan di dalamnya.

 

Dilansir dari www.prnewswire.com, ponsel cerdas ini memiliki tampilan touchscreen dengan lebar layar 3.8 inch. Dibuat khusus untuk penerbangan, Aircell Smartphone dilengkapi dengan bluetooth, koneksi wifi dan memiliki sistem pengoperasian yang mudah.

 

”Ponsel cerdas ini secara tepat memberikan apa yang penumpang butuhkan, suara yang jernih, tampilan yang bagus, serta handset yang paling mudah digunakan dalam penerbangan,” ujar John Wade, Vice Executive President dan General Manager Business Aviation Services Aircell.

 

Ponsel cerdas ini nantinya akan kompatibel dengan semua sistem komunikasi Aircell Axxess yang saat ini sedang mereka kembangkan. Aircell Smartphone juga kompatibel dengan layanan generasi berikutnya, Gogo Biz Voice melalui sistem ATG 4000 dan ATG 5000. Rencananya Aircell Smartphone akan dipasarkan pada akhir tahun ini dengan harga yang masih dirasahasiakan. (metriastria)