Banyak perusahaan pasti pernah mengalami kesulitan dalam menganalisis berbagai jenis informasi pasar. Tidak sedikit pula yang salah mengambil keputusan  dari analisis informasi tersebut sehingga kesulitan merambah pasar yang lebih besar atau bahkan bisa gagal di tengah jalan. Padahal menganalisis pasar dengan tepat adalah salah satu kunci utama memenangkan persaingan dan menguasai pasar. IBM System & Technology Group (STG)—yang merupakan salah satu perusahaan IBM yang berfokus pada hardware seperti IBM Server, Storage & Power System—memperkenalkan rangkaian solusi baru Smart Analytics dan System Software untuk mendukung berbagai bisnis di Indonesia.

Diluncurkan hari ini (9/3), IBM Smart Analytics System dan IBM Systems Software diperkenalkan oleh Country Manager STG, IBM Indonesia, Fetra Syahbana. IBM Smarta Analytics System dibuat untuk dapat menganalisa data pasar yang besar dianalisis menjadi insight yang dapat dimengerti sistem kemudian menghasilkan informasi tepat dalam ‘membaca’ pasar. Sistem  ini dapat digunakan di bidang perbankan misalnya. Bank dapat mengorganisir data nasabah dengan melihat track record keuangan nasabah tersebut dari berbagai bank yang berbeda seperti ada tidaknya hutang pinjaman, jenis kartu kredit yang digunakan, bagaimana perilaku nasabah dalam membayar tagihan atau jenis tabungan apa yang digunakan dsb.

 Dari data ini, bank akan bisa memutuskan nasabah mana yang dapat diberikan penawaran baru yang sesuai dengan ‘selera’ produk mereka atau bahkan menolak memberikan pinjaman jika ada kewajiban nasabah yang belum diselesaikan.  Meskipun demikian, sistem ini tidak hanya cocok digunakan di perbankan saja tetapi  bisa juga diterapkan dalam berbagai macam jenis bisnis apapun yang membutuhkan organisator dan pengalisis data. 

Lain lagi dengan IBM System Software yang dirancang untuk mengatur  dan mengontrol hardware komputer sehingga dapat dioperasikan dalam satu unit yang sama seperti salah satunya adalah data center. Sistem ini bisa menemukan dan mengidentifikasi sistem yang ada di dalam jaringan apakah sistem tersebut bekerja semestinya atau tidak. IBM System Software juga bisa menghemat energi karena mengurangi waktu dalam menjalankan tugas administrasi sistem dan mengurangi kompleksitas virtulisasi hingga mengkonfigurasi dan menanamkan sistem baru. IBM System Software dapat digunakan dalam cross platform selama masih dalam ‘lingkungan’ intel.