Indonesia menjadi negara ketiga sebagai pasar penjualan proyektor terbesar di kawasan Asia Pasifik setelah China dan India. Pada tahun ini saja diperkirakan pertumbuhan penjualan proyektor di tanah air mencapai 20%. Tidak ingin melewatkan kesempatan ini, NEC Indonesia akan segera meluncurkan proyektor NP216. Proyektor yang mengusung teknologi DLP sehingga mampu menampilkan gambar 3D dengan kualitas yang baik.

 

Teknologi DLP Link yang terdapat pada NP216 menawarkan kemampuan untuk memproyeksikan gambar 3D. Memiliki tingkat kontras tinggi, yaitu 2000:1 dengan teknologi Brilliant Collor dari engine Texas instruments DLP, maka tampilan warna pun bisa dioptimalkan sepanjang rentang warna penuh. Dilengkapi dengan dual VGA input dan memiliki masa hidup lampu hingga 5000 jam dengan menggunakan teknologi ECO Mode dan mengurangi konsumsi tenaga listrik hingga 210W (0,7W dalam standby mode). Selain itu, teknologi quick start dan quick shutdown yang hanya membutuhkan waktu 3-4 detik memungkinkan proyektor untuk dapat segera digunakan dan dimatikan tanpa menunggu cooling period.


“Proyektor 3D ini baru kami pasarkan di Indonesia sekitar tahun depan dengan harga sekitar US$ 699,” ujar Ferry Farried Badjeber, Senior Manager, Sales & Business Development, NEC Indonesia di Jakarta (21/6).

 

Selain memperkenalkan NP216, NEC juga meluncurkan tiga proyektor dengan seri M, yaitu NP-M230X, NP-M260X, dan NP-M300X. Tiga proyektor ini menmapilkan gambar dengan lebih terang disertai fitur koneksi jaringan kabel dan nirkabel, input HDMI dan USB, tingkat kontras yang tinggi (2000:1) dan masa hidup hingga 6000 jam (ECO Mode). Proyektor seri M ini merupakan penerus dari produk sebelumnya, NP310, NP410, dan NP510.

 

Ferry mengatakan, tiga seri M ini sangat cocok untuk digunakan di lingkungan pendidikan dan usaha kecil menengah (UKM) sedangkan proyektor dengan kualitas 3D biasa digunakan untuk simulasi dan training dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun untuk hiburan.

 

”Sekolah dan perusahaan akan mendapat kelengkapan fitur yang luas, serba guna, dan fungsional sehingga dapat menyediakan perangkat yang dibutuhkan untuk berkomunikasi secara efektif kepada audiens,” kata Takeshi Tsukamoto, President Director PT NEC Indonesia. (metriastria)