Setelah gencar meluncurkan iPhone 4 di berbagai negara, Apple kembali meluncurkan empat produk sekaligus iMac, Mac Pro, LED Cinema Display, dan Magic Trackpad kemarin (27/7) waktu AS. Produk iMac sendiri dihadirkan dengan dua pilihan, layar 21,5 inci atau 27 inci. Lebih spesifik, untuk pilihan layar 21,5 inci disediakan tiga pilihan berbeda pula yaitu Intel Core i3 dengan prosesor 3,06 GHz atau 3,6 GHz chip sama seperti pada model 21,5 inci, Intel Core i5 quad core 2,8 Ghz yang memiliki cache level 3,8 MB, serta Intel Core i7 quad core dengan prosesor 2,93 Ghz dengan cache level 3,8 MB.

 

Senior Editor Cnet.com, Rich Brown, melakukan review untuk Apple iMac 21,5 inci dengan Intel Core i3 prosesor 3,06 GHz. Produk yang akan dijual mulai US$1199 (sekitar Rp10 jutaan) ini didaulat memiliki desain terbaik di kelas desktop meskipun masih hampir sama persis seperti desktop Apple sebelumnya. Perubahan yang ada di tampilan luar iMac ini hanyalah slot kartu SD. Slot ini memuat kartu memori SDXC yang bisa mendukung kapasitas memori hingga 2TB. Content dari iMac box juga tidak diubah dari desktop sebelumnya.

 

Meskipun ada upgrade CPU, memory dan kartu grafis, Apple iMac masih ada kekurangan. Menurut Brown, Apple masih belum juga menambahkan HDMI dan Blu-ray yang ternyata ditunggu-tunggu oleh para pecinta gadget. Selain itu untuk ukuran 21 inci harga iMac Intel Core i3 3,06 GHz ini termasuk lumayan mahal di kelasnya bila dibandingkan dengan desktop merek lain. Kekurangan lain dari seri ini adalah suhu iMac cukup panas saat dijalankan.

 

Kesimpulan yang dapat dilihat dari produk ini adalah bahwa Apple hanya selangkah lebih maju dalam mengembangkan iMac. Bagian ‘dalam’ memang jauh lebih kuat namun selain itu tidak ada penambahan apa-apa. Hanya memiliki sedikit perbedaan dengan desktop iMac sebelumnya.
Sumber: cnet.com dan kompas.com

(wayan.meidawati)