IBM Indonesia hari ini (4/3), mengadakan perhelatan pertamanya di tahun 2010 ini, yaitu IBM Technology Conference & Expo 2010. Acara yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Hyatt Jakarta tersebut juga diisi dengan peluncuran Server eX5 dan Sistem POWER7.

 

Server eX5 yang diperkenalkan oleh IBM ini merupakan sistem pertama yang dapat meruntuhkan kendala teknis dalam menawarkan komputasi pada platform x86. Sistem x86 memang memiliki kapasitas tinggi dan dapat menampung lebih banyak beban kerja.

 

“eX5 adalah hasil kerja keras selama tiga dengan tujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis dari sistem berkelas enterprise yang berbasis standar industri dan sistem x86,” ujar Royani Lo, Country Manager System x & Technology Group IBM.

 

Ia juga menjelaskan, eX5 terdiri dari tiga sistem, IBM System x3850 X5 dengan empat prosesor, BladeCenter HX5 dan System x3690 X5. Selain itu, ada pula terobosan baru yang dilakukan IBM dan dapat meningkatkan performa dan fleksibiltas serta mengurangi biaya untuk beban kerja x86, yaitu eXFlash dan FlexNode.

 

eXFlash adalah sebuah teknologi flash-storage generasi mendatang, sebagai solusi alternatif dari penyimpanan generasi sebelumnya dan bisa mengurangi biaya penyimpanan hingga 97% karena menggantikan ratusan hard-disk drive.

 

Sedangkan FlexNode memberikan kemampuan partisi fisik untuk berubah dari satu sistem yang terdiri dari dua server menjadi dua unit server yang berbeda, dan sebaliknya.

 

“Hal ini memungkinkan klien untuk menjalankan aplikasi infrastruktur di siang hari dan aplikasi tertentu yang lebih besar kebutuhan pengolahan datanya di malam hari pada sistem yang sama,” jelas Royani.

 

Pada saat yang sama, IBM juga meluncurkan sistem POWER7 untuk memenuhi kebutuhan khusus aplikasi dan layanan yang ada dengan biaya yang lebih rendah. Sistem ini juga memenuhi kebutuhan khusus aplikasi dan layanan baru karena harus memproses data dan transaksi dalam waktu yang bersamaan dan kemudian menganalisa informasi tersebut secara real-time.

 

Country Manager Systems and Technology Group IBM Indonesia Fetra Syahbana, menyatakan bahwa saat ini banyak perusahaan menghadapi tantangan berat, termasuk kondisi perekonomian yang tidak menentu, peraturan-peraturan baru dan lingkungan pasar yang sangat dinamis. Di saat yang sama, mereka juga harus mencari jalan untuk membedakan diri mereka dari para pesaing.

 

“Dengan adanya berbagai tantangan ini, IBM mengumumkan teknologi POWER7 yang baru dan jajaran server Power Systems yang baru. Sistem-sistem ini dirancang agar perusahaan-perusaan di Indonesia dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, meminimalkan resiko dan mengatasi tantangan yang ada,” papar Fetra.

 

IBM juga memperkenalkan Server Sistem Power dan piranti lunak, yaitu IBM Power 780, IBM Power 750 Express dan IBM Systems Director Express.

[Feby]