Anda yang sering merasa ‘tertipu’ dengan film horor Indonesia yang berkedok porno, sekarang tidak perlu khawatir menonton Rumah Dara. Film yang dibuat oleh Merah Productions dan Nation Pictures ini murni bergenre horror thriller dengan aliran slasher, di mana tokoh antagonisnya bukan hantu atau setan dan didominasi dengan adegan kekerasan brutal dan pembunuhan sadis.

 

Film besutan Mo Brothers (Timothy Tjahjanto dan Kimo Stamboel) ini menceritakan enam orang anak muda yang diundang ke sebuah rumah milik seorang perempuan aneh nan awet muda bernama Dara. Kisahnya berawal dari pasangan muda Adjie (Ario Bayu) dan Astrid (Sigi Wimala), yang sedang mengandung anak pertama mereka dan berncana pindah ke luar negeri.

 

Adiknya Adjie, Ladya (Julie Estelle), yang tak pernah lagi berkirim kabar setelah kematian orang tua mereka lima tahun lalu akhirnya ikut bersedia mengantar ke bandara, dari tempat tinggal Ladya di Bandung. Dalam perjalanan ke Jakarta mereka juga ditemani oleh teman dekat Adjie, yaitu Jimi (Daniel Mananta), Eko (Dendy Subangil) dan Alam (Mike Lucock).

 

Di saat perjalanan malam itu mobil mereka dihentikan oleh Maya (Imelda Therinne), gadis cantik yang mengaku habis dirampok. Rombongan ini akhirnya memutuskan untuk menolong Maya dengan memberi tumpangan ke rumahnya yang menyerupai benteng tua di daerah terpencil. Di sana, mereka bertemu dengan ibunya Maya yang sangat dingin dan misterius, bernama Dara (Shareefa Daanish) dan saudara-saudaranya, Adam (Arifin Putra) dan Armand (Ruli Lubis).

 

Rumah Dara masuk nominasi dalam berbagai ajang festifal film di berbagai negara di Amerika dan Eropa, di antaranya Jerman, Prancis, Portugal, Belgia, Spanyol dan Inggris. Lewat film ini pula, Shareefa Daanish mendapat penghargaan sebagai Aktris Terbaik pada Puchon International Fantastic Film Festival (PiFan) di Korea Selatan pada Juli 2009.

 

Film berdurasi 95 menit ini adalah pengembangan dari film pendek Dara dalam sebuah film kompilasi horor “Takut”. The Mo Brother mulai menggarap Rumah Dara pada November 2008, dengan harapan bisa rilis Agustus 2009. Namun mereka terpaksa mengubah rencana tersebut karena hadirnya film Merantau dan Merah Putih.

 

Niat baik Ladya dkk mengantar Maya ke rumahnya ternyata menjadi awal dari sebuah bencana. Kehadiran mereka di rumah tersebut ternyata bukan untuk dijamu, namun untuk dihabisi. Apalagi Dara juga sangat ‘berminat’ dengan janin yang ada di kandungan Astrid.

 

Berhasilkah mereka melarikan diri dari rumah tersebut? Tonton film yang dipenuhi dengan adengan berdarah mulai hari ini, 22 Januari 2010, serentak di seluruh Indonesia.

 

[Feby]

 

Jenis Film   : Horror/thriller
Sutradara   : Mo Brothers
Penulis       : Mo Brothers
Produser    : Delon Tio, Fredie Yeo, James Toh (MediaCorp Raintree Pictures)
Produksi    : Merah Productions, Gorylah Pictures, Guerillas Visuals
Durasi        : 95 menit
Situs resmi : www.rumahdara.com